Pada era modern sekarang ini, semuanya sangat berkaitan dengan teknologi dan internet yang sekarang dikenal dengan istilah Digitalisasi. Digitalisasi dapat membantu untuk menjangkau akses audiens serta pendorong utama pertumbuhan bisnis yang sedang dirintis. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Kalisongo tepatnya di salah satu rumah RW yang berada di Dusun Kunci, Kec. Dau, Kab. Malang, Jawa Timur (25/03).
Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) dilaksanakan pada Minggu (11/02) dengan tujuan untuk memberdayakan bisnis dengan digital branding dan digital marketing pada UMKM/bisnis yang ada di Dusun Kunci Desa Kalisongo. Kegiatan ini dilakukan oleh PMM Kelmpok 55 Gelombang 7 tahun 2024 dari Universitas Muhammadiyah Malang.
Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dibawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) M. Khoirul Fuddin, S.E., M.E. Kelompok yang beranggotakan lima orang Mahasiswa yakni Saddam Ossa Santalum, Farhan Gibran Marcelino, Yasmin Zahranjani, Hanna Nur Aini, dan Naurra Azza Firdausi.
Menurut Yasmin Zahranjani, salah satu anggota PMM Kelompok 55, Digitalisasi bisnis ini sangat penting bagi para perintis bisnis untuk menciptakan konsep digital branding dan marketing yang terstruktur dan kreatif dalam pengaplikasiannya dan “Para perintis bisnis harus mampu memahami dan mengadopsi strategi pemasaran digital untuk mampu bersaing di pasar.” ujarnya.
Kelompok 55 memulai digitalisasi dengan membantu UMKM di Dusun Kunci, Desa Kalisongo. Mereka mengumpulkan penggiat UMKM untuk pemberdayaan bisnis, termasuk sesi pemaparan materi tentang promosi di media sosial, branding produk, dan pembuatan konten menarik. Kelompok 55 juga memberikan konsultasi pemasaran dan bantuan desain iklan kepada pelaku UMKM/Bisnis.
“Menurut saya kegiatan ini sangat menarik dan sangat membantu kami para pelaku bisnis dan memberikan wawasan baru untuk terus mengembangkan bisnis kami” ucap Ibu Win yang merupakan salah satu peserta kegiatan ini.
Kegiatan ini juga diapresiasi Ibu Novi selaku Kepala Seksi Kesejahteraan Desa Kalisongo yang telah mendukung kegiatan ini sehingga berjalan dengan lancar. “Terimakasih kepada PMM Kelompok 55, karena dengan adanya kegiatan ini UMKM di Desa Kalisongo bisa semakin memahami tentang pentingnya melakukan digitalisasi bisnis,” kata Ibu Novi.
Wawasan digitalisasi sangat penting dimiliki bagi pelaku bisnis untuk membentuk branding image dan mengakses target audiens. Oleh karena itu, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang memulai pemaparan materi mereka dengan memberi tahu strategi yang mudah diterapkan saat melakukan bisnis.
Strategi yang sesuai untuk masa sekarang ini sudah pasti dengan menggunakan media sosial, karena pentingnya konsumen mengenal profil bisnis. Sosial media bisa menjadi alat penguat pemasaran serta menentukan minat beli konsumen. Dengan terstruktur dan uniknya konsep citra merek akan sangat mempengaruhi kelangsungan jangka panjang bisnis.
Kegiatan ini disambut dan diikuti dengan baik oleh para pemilik UMKM di Dusun Kunci, Desa Kalisongo, serta konsultasi mengenai kelanjutan usaha yang mereka miliki dan profil merek dan pemasaran yang sudah dikonsepkan secara bersama – sama. Dengan adanya kegiatan ini diharapakan dapat meningkatkan pengetahuan dan ekonomi di Desa Kalisongo.
Penulis: PMM kelompok 55 gelombang 7 tahun 2024
Editor: Abdul Khair







