Imparo.net

PMM UMM Bantu Meningkatkan Kemampuan Dan Keterampilan Masyarakat Desa Pakong Melalui Teknologi

Melalui keterlibatan emosional dan bantuan teknis Mahasiswa UMM memfokuskan diri pada pengabdian masyarakat dengan menawarkan bantuan teknologi kepada UMKM lokal. Saat pengabdian kelompok ini berusaha memperkuat ekonomi lokal dan membangun kemandirian masyarakat pedesaan, menginspirasi mahasiswa lain untuk berkontribusi dalam pembangunan UMKM lokal.  (28/02/2024).

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Pengabdian masyarakat oleh mahasiswa (PMM) adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa UMM baik secara kelompok yang bertujuan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat yang di lakukan oleh Kelompok 93 gelombang 8 dari Universitas Muhammadiyah Malang

Kelompok 93 gelombang 8 di bawah dosen pembimbing lapangan (DPL), yang bernama Chalimatuz Sa’diyah,SE., MM. yang terdiri dari 5 orang mahasiswa yang berasal dari Program Studi yang ada di Universitas Muhammadiyyah Malang, yang lebih tepatnya Prodi Manajemen (Moh. Felix Anjasyah), Manajemen (Mohammad Zindani Ridho), Manajemen (Dimas Aditya Mulyda Hidayat), Manajemen (Bella Cantika Permatasari), Dan Hukum (Fidelia Meishira).

Kegiatan ini bertajuk “Membantu Meningkatkan Kemampuan Dan Keterampilan Masyarakat Desa Pakong,Dusun Sumber Bintang Pamekasan”. Salah Seorang mahasiswa PMM, Zindani Ridho mengatakan, “Saat ini teknologi semakin marak di kehidupan dan mungkin juga berdampak positif terhadap kemajuan UMKM di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Berdasarkan penjelasan Zidan, hal inilah menjadi latar belakang kelompok pengabdian memilih untuk melaksanakan program kerja yang berhubungan tentang tehnologi, harapannya agar masyarakat bisa mengimplementasikan teknologi di dalam bisnis atau usaha.

“Kegiatan utama yang mungkin kita ambil dari PMM ini yaitu membantu memasarkan usaha industri rumahan yang berlokasi di desa pakong, dusun sumber bintang. Dengan nama pemilik usaha Ibu Laili dengan usaha yang di jalankan KERUPUK POLI,” ungkap Zidan.

Pengabdian ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan teknis, tetapi juga menjalin hubungan emosional yang erat antara mahasiswa pelaku UMKM. Melalui kegiatan ini, tergambar betapa pentingnya peran pemuda dalam memajukan ekonomi lokal dan memperkuat kemandirian masyarakat pedesaan. 

Diharapkan, semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan oleh PMM Kelompok 93 Universitas Muhammadiyah Malang akan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk turut berkontribusi dalam pembangunan masyarakat melalui aksi nyata.

Penulis: PMM kelompok 93 gelombang 8  tahun 2024

Editor: Abdul Khair

Terbaru

Terpopuler

  • donasi-imparo

    Post Terkait