Rabu, 7 Agustus 2024, sekelompok mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dari PMM Kelompok 74 Gelombang 5 menggelar kegiatan art therapy dengan merangkai keranjang bunga untuk para lansia di RW 06, Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Solusi Perumahan LPK 3 Griya Sejahtera, Dusun Sigromilir, dan menjadi salah satu bentuk pengabdian yang diharapkan memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup lansia di wilayah tersebut.
Kegiatan ini diinisiasi oleh lima mahasiswa Fakultas Psikologi UMM—Elok Wahyuningsih, Yasmin Amadea, Rina, Sarah Carissa, dan Nadia Shafwa Anggraini—yang melihat potensi terapi kreatif sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan lansia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang dilaksanakan oleh Universitas Muhammadiyah Malang. Program ini bertujuan untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh mahasiswa dengan kondisi nyata di masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.
Art therapy tidak hanya bertujuan sebagai aktivitas rekreatif, tetapi juga sebagai upaya pemberdayaan yang dapat membantu lansia mengembangkan keterampilan baru. “Kami ingin memberikan wadah bagi para lansia untuk tetap produktif di usia senja, dengan harapan kegiatan ini bisa menjadi cikal bakal usaha yang dapat mereka kelola sendiri,” ujar Yasmin.
Merangkai keranjang bunga dipilih sebagai media terapi karena identitas Kota Malang yang terkenal sebagai Kota Bunga. “Kami ingin mengingatkan kembali masyarakat akan potensi besar yang dimiliki kota ini, sekaligus melibatkan lansia dalam upaya memanfaatkan potensi tersebut,” jelas Yasmin lebih lanjut.
Dalam pelaksanaannya, para lansia diberi bimbingan langkah demi langkah dalam menyusun keranjang bunga yang indah. Kegiatan ini juga didampingi oleh dosen pembimbing yang memberikan arahan serta dukungan moral kepada para lansia. Kegiatan ini diharapkan mampu mengurangi tingkat stres lansia, yang sering kali merasa terisolasi atau kehilangan peran dalam masyarakat.
“Kami percaya bahwa aktivitas kreatif seperti ini bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga kesejahteraan psikologis lansia. Dengan memberikan mereka kesempatan berkarya, kami berharap mereka dapat menemukan kembali rasa percaya diri dan kebahagiaan dalam hidup sehari-hari,” ungkap Elok, salah satu mahasiswa peserta kegiatan.
Masyarakat RW 06 Desa Pandanlandung sangat antusias dan menyambut baik program ini. Bu Ina, salah satu anggota PKK, menyatakan, “Terima kasih ya, bunga-bunganya dipajang di meja ruang tamu, dan banyak yang pasang story WA. Mereka sangat senang!”
Program ini juga mendapat respons positif dari keluarga lansia yang turut serta. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan di masa depan. Kelompok mahasiswa ini juga berencana untuk memberikan pendampingan lebih lanjut, terutama dalam aspek pemasaran produk hasil kerajinan lansia, sehingga mereka dapat memperoleh penghasilan tambahan.
Kegiatan art therapy ini merupakan bagian dari Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang dilaksanakan oleh Universitas Muhammadiyah Malang. Program ini bertujuan untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh mahasiswa dengan kondisi nyata di masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat, khususnya lansia, dapat terus aktif dan produktif serta menciptakan peluang ekonomi baru yang bermanfaat bagi kehidupan mereka.
Penulis: Ahmad Fauzan A. (Reporter Imparo.net)
Editor: Abdul Khair







