Imparo.net

Mahasiswa UMM Ajak Siswa SDN Torongrejo 01 Ciptakan Lingkungan Positif Melalui Program Anti-Bullying

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dari kelompok PMM gelombang 4 berhasil menciptakan perubahan positif di SDN Torongrejo 01 melalui serangkaian kegiatan anti-bullying. Dengan pendekatan interaktif dan praktek langsung, program ini berfokus pada peningkatan kesadaran sosial dan mendorong siswa untuk saling menghargai, yang secara signifikan mengurangi candaan tidak sopan dan memperkuat rasa empati di kalangan siswa.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kelompok 17 PMM gelombang 4 yang beranggotakan lima mahasiswa, yaitu Afifah Salsabila Humairah, Nur Rahmadita Samsoedin, Khalisa Novita Dewi, Rizkanira Saqina, dan Ocha Sagita, memilih SDN Torongrejo 01 di Kecamatan Junrejo, Kota Batu, sebagai lokasi pengabdian. 

Mereka melakukan serangkaian praktek interaktif dengan tema menciptakan lingkungan positif anti-bullying, menyikapi adanya masalah sosial berupa candaan menghina fisik dan sosial yang dianggap normal oleh para siswa. “Sepertinya candaan hinaan bagi mereka hal yang normal, miris ya lihatnya,” ungkap Dita, salah satu anggota kelompok.

Program kerja ini dimulai dengan sosialisasi kepada siswa dan guru, serta serangkaian praktek yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran semua pihak terhadap pentingnya pencegahan bullying. Praktek-praktek tersebut melibatkan permainan bola apresiasi, lingkaran empati, kotak afirmasi, dan pembuatan poster anti-bullying.

Praktek pertama adalah bola apresiasi, di mana siswa kelas 1 hingga 3 melemparkan bola sambil memberikan pujian kepada teman-temannya. Praktek ini membantu mereka belajar memberikan apresiasi, yang meningkatkan kepercayaan diri dan memperkuat hubungan sosial.

Praktek kedua adalah lingkaran empati, dilakukan dengan siswa kelas 4 dan 5. Mereka bercerita sesuai dengan tema yang diberikan, dan teman-temannya harus mendengarkan dengan penuh perhatian. Tujuan dari praktek ini adalah untuk meningkatkan kemampuan empati di antara siswa.

Praktek ketiga adalah kotak afirmasi, di mana siswa kelas 6 menuliskan kalimat positif secara anonim untuk teman-temannya. Pesan-pesan tersebut dibacakan di depan kelas, yang memberikan penguatan positif dalam lingkungan sekolah.

Praktek terakhir adalah membuat poster bertemakan anti-bullying dengan siswa kelas 5 dan 6. Poster-poster tersebut kemudian dipajang di kelas sebagai pengingat tentang pentingnya menjaga sikap baik terhadap sesama.

Serangkaian kegiatan ini berhasil membawa perubahan positif di SDN Torongrejo 01. Beberapa siswa yang semula pendiam menjadi lebih terbuka dan interaktif. Bahkan, candaan yang menghina dan perilaku tidak sopan mulai berkurang signifikan di kalangan siswa. Kepala Sekolah SDN Torongrejo 01, Ibu Sutriyani, mengapresiasi keberhasilan program ini. “Terima kasih untuk kakak-kakak Universitas Muhammadiyah Malang, berkat program kerja kalian, anak-anak menjadi lebih bisa menghargai sesama temannya dan menjadi lebih sopan lagi,” ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang dilaksanakan oleh Universitas Muhammadiyah Malang. Program ini bertujuan untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh mahasiswa dengan kondisi nyata di masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat. Dengan adanya program ini, diharapkan perilaku positif yang sudah mulai tumbuh di SDN Torongrejo 01 dapat terus berlanjut dan memberikan dampak berkelanjutan di lingkungan sekolah tersebut.

Penulis: PMM Gelombang 4 Kelompok 17

Editor: Abdul Khair

Terbaru

Terpopuler

  • donasi-imparo

    Post Terkait