Imparo.net

Perencanaan Embung oleh Mahasiswa PMM-UMM untuk Meningkatkan Potensi Desa Sukoanyar

Perencanaan Embung oleh Mahasiswa PMM-UMM untuk Meningkatkan Potensi Desa Sukoanyar

Malang – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tergabung dalam Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) kembali menunjukkan dedikasi mereka terhadap pembangunan infrastruktur desa melalui perencanaan embung di Desa Sukoanyar, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kelompok 18 Gelombang 03 yang terdiri dari Bara Dwi Waskita sebagai koordinator kelompok, Helmi Alamsyah, Vibra Liansa Khabiburrohman, Milatul Mufida, dan Alfian Dimas Ramadhani, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ibu Rini Pebri Utari, S.Pd., MT.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Program ini bertujuan untuk mengintegrasikan pengetahuan akademik yang diperoleh mahasiswa dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam upaya peningkatan infrastruktur pertanian yang mendukung potensi wisata dan ekonomi lokal.

Desa Sukoanyar dikenal sebagai desa agraris, di mana sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Oleh karena itu, perencanaan embung di desa ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga untuk mendukung pengembangan wisata desa yang berkelanjutan.

Program ini berlangsung selama dua minggu, dimulai pada 31 Juli 2024 hingga 14 Agustus 2024. Kegiatan diawali dengan survei lokasi embung yang direncanakan di Dusun Kajaran, Desa Sukoanyar, untuk menilai kondisi existing dan potensi pengembangan. Tahap berikutnya melibatkan perhitungan manual menggunakan Excel untuk merencanakan Dinding Penahan Tanah (DPT) embung. Desain hasil perencanaan kemudian digambar dalam format 2D dan 3D menggunakan perangkat lunak Autocad dan Sketchup. Langkah terakhir dalam program ini adalah merencanakan anggaran biaya DPT embung, yang akan menjadi panduan dalam realisasi proyek pada tahun mendatang.

Pak Nurdin, selaku Sekretaris Desa Sukoanyar, menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan, “Kebetulan desa kami tahun ini memang sedang ada perencanaan pengembangan infrastruktur, jadi kedatangan mahasiswa PMM ini memang waktu yang pas,” ujarnya.

Milatul Mufida, salah satu anggota PMM-UMM dan mahasiswa Teknik Sipil, menyampaikan antusiasmenya dalam keterlibatannya pada program ini. “Saya selaku anggota PMM sekaligus mahasiswa teknik sipil sangat bersemangat dengan adanya program ini, di samping saya melakukan pengabdian kepada masyarakat di desa, juga menerapkan ilmu yang saya peroleh di bangku kuliah,” ungkapnya.

Bara Dwi Waskita, Koordinator PMM-UMM, menambahkan, “Kami dari Universitas Muhammadiyah Malang sebagai anggota Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Kelompok 18 Gelombang 03 menyampaikan terima kasih kepada perangkat desa, sekretaris desa Bapak Nurdin, dan Kepala Desa Sukoanyar Bapak Santosa yang telah memberikan kami kesempatan untuk mengabdi di Desa Sukoanyar, sehingga kami mendapat pengalaman berharga yang tidak terlupakan.”

Dengan adanya perencanaan embung ini, diharapkan Desa Sukoanyar dapat semakin berkembang dalam sektor pertanian dan wisata, mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat setempat melalui infrastruktur yang lebih baik dan terencana. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa yang berkelanjutan.

Penulis: Milatul Mufidah
Editor: Abdul Khair

Terbaru

Terpopuler

  • donasi-imparo

    Post Terkait