Swayanaka Regional Malang kembali menggebrak dengan program inovatif mereka, Swayanaka On Coming School (SOCS) 7.0, yang mempersiapkan para mahasiswa untuk menjadi kakak pendamping yang handal. Program ini tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan pemahaman mendalam tentang pentingnya kesejahteraan anak-anak yang mereka dampingi. Program ini berhasil menarik perhatian dengan memperkenalkan pendekatan baru dalam pembekalan kakak pendamping, yaitu Training of Trainer (ToT).
SOCS 7.0 merupakan salah satu program unggulan dari Swayanaka Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang pengembangan karakter anak. Dalam kegiatan ini, para peserta yang akan menjadi kakak pendamping bagi anak-anak menerima pelatihan intensif (Training of Trainer), yang mencakup pembekalan materi, pelatihan praktis, dan sesi tanya jawab interaktif. Pelatihan ini dilaksanakan pada 24-25 Agustus 2024 di Malang Creative Center, dengan dukungan dari pemateri Swayanaka Regional Jember dan Duta Swayanaka Indonesia 2024.
Training of Trainer ini merupakan rangkaian pertama dari program SOCS yang tidak hanya fokus pada pengembangan kompetensi teknis, tetapi juga meningkatkan pemahaman kakak pendamping mengenai pentingnya kesejahteraan fisik, psikis, dan sosial anak. Melalui metode pembekalan partisipatif, kakak pendamping diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam berbagai situasi nyata di lapangan, khususnya dalam konteks sosial dan pendidikan anak.
Rangkaian pelatihan ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk para kakak pendamping yang merasa sangat terbantu oleh materi yang disampaikan. Salah satu kakak pendamping berbagi pengalamannya, “Setelah mengikuti pelatihan ini, saya merasa lebih siap menjadi kakak pendamping. Materi yang diberikan sangat relevan dan aplikatif, terutama dalam mendukung pengembangan karakter anak-anak.”
Dokter Muda Yovita Alviana, S.Ked, selaku Duta Swayanaka Indonesia 2024, turut memberikan sambutan hangat kepada seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya peran kakak pendamping dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. “Program SOCS ini adalah langkah penting dalam memastikan bahwa anak-anak kita mendapatkan pendampingan berkualitas. Saya berharap semua peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang telah didapat untuk mendukung perkembangan anak-anak yang cerdas, sehat, dan berkarakter,” ungkapnya.
Dengan suksesnya pelaksanaan Training of Trainer, Swayanaka Regional Malang berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan anak. Program ini diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi pendamping yang berkompeten, sehingga mampu menciptakan dampak positif yang berkelanjutan di lingkungan tempat mereka berkiprah.
Melalui kegiatan ini, Swayanaka Regional Malang ingin menginspirasi munculnya inisiatif serupa di masa mendatang yang menempatkan pengembangan karakter anak sebagai salah satu pilar utama dalam pembangunan bangsa.
Penulis: Humas Swayanaka
Editor: Abdul Khair







