Imparo.net

Mahasiswa UMM Edukasi Pencegahan Dampak Bullying kepada Orang Tua

Mahasiswa UMM terlibat dalam kampanye sosialisasi langsung kepada orang tua siswa TK tentang cara penanganan bullying. Kegiatan ini memberikan pemahaman edukatif tentang dampak dan penanganan bullying pada anak-anak. Kegiatan ini menjadi penting karena anak-anak belum memiliki kematangan emosional untuk mengidentifikasi dan mengatasi situasi bullying. Orang tua dan guru juga diharapkan dapat berperan aktif dalam mencegah bullying (26/02/2024).

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hirilisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa (PMM) merupakan kegiatan pendampingan dan pelayanan yang dilakukan untuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat dalam menerapkan aplikasi, desain, teknologi, atau perubahan sosial ke arah yang lebih baik. 

Salah satunya kegiatanya seperti yang dilakukan oleh kelompok 69 gelombang 9 tahun 2024 pada hari Rabu, 7 Februari 2024. Kegiatan ini dilakukan oleh Amelia Andhara Putri, Bintang Imam Baehaqi, Sayyidah Khilqah Rabbaniah, M. Rizky Maulana Firdaus, dan Anang Prasetyo Putra yang berasal dari prodi Ilmu Hukum.

Kegiatan ini merupakan inisiasi positif berupa sosialisasi dampak bullying bagi anak di bawah umur di TK Dharma Wanita Persatuan 1 Sumbersekar, JL. Raya sumbersekar No.108 Rt.01 Rw.03 Dusun Krajan, Sumbersekar, Kec. Dau, Kab. Malang. Dalam kegiatan ini, Zakiyuddin M. Hafidz, S.Psi, alumni Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang diundang sebagai pemateri.

Tindakan bullying menurut Komnas HAM (Hak Asasi Manusia) adalah sebagai suatu bentuk kekerasan fisik dan psikologis berjangka panjang yang dilakukan seseorang atau kelompok terhadap seseorang yang tidak mampu mempertahankan diri dari situasi ada hasrat untuk melukai atau menakuti orang atau membuat orang tertekan, trauma, depresi dan tidak berdaya. Kampanye sosialisasi yang dilakukan oleh mahasiswa UMM tidak hanya terletak pada pendekatan teknisnya, tetapi juga pada sifatnya yang praktis dan terlibat secara langsung dengan orang tua siswa/siswi TK.

Sosialisasi terkait dampak bullying pada anak dibawah umur perlu di lakukan karena memiliki urgensi yang cukup tinggi, karena pada dasaranya anak dibawah umur belum memiliki emosional yang stabil apakah perbuatan yang dilakukan oleh anak tersebut masuk dalam kategori bullying atau tidak, untuk anak yang mendapatkan perlakukan bullying yang terjadi di lingkungan sekolah dan lingkungan rumah biasanya tidak berani menceritakan hal tersebut kepada orang tua atau guru, inilah yang menjadi alasan utama kenapa sosisalisasi terkait bullying perlu dilaksanakan sejak anak dibawah umur.

Zakiyuddin M. Hafidz, S.Psi mengatakan bullying pencegahan aktivitas bullying pada anak bisa dilakukan dengan beberapa tahapan, 1)orang tua mengeudkasi kepada anaknya untuk memberikan aktivitas apa yang termasuk dalam kategori bullying seperti, tidak menggangu teman sebayanya disekolah ataupun di lingkungan rumah.  2)Orang tua di harapkan lebih peka terhadap sikologis anak dan orang tua diharapkan dapat menjadi tempat untuk bercerita sang anak tentang apa saja yang telah dilakukan si anak. 3)Guru diharapkan menjadin pilar kedua setelah orang dalam mengantisipasi terjadinya bullying dilingkungan sekolah dengan memeberikan edukasi yang solutif terkait dengan dampak dari bullying.

Zakiyuddin M. Hafidz, S.Psi, menjelaskan, “Orang tua anak yang menjadi korban bullying disarankan untuk dibawa ke psikolog terdekat guna mengetahui sejauh mana dampak yang ditimbulkan akibat perbuatan bullying,” ujarnya

Aktivitas bullying yang dilakukan oleh anak dibawah umur dapat menimbulkan dampak yang negatif bagi pelaku dan korban, inilah yang menjadi problem kita bersama antara guru ,orang tua siswa dan mahasiswa yang sedang melakukan kegiatan PMM, dengan diadakan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah dalam mengantisipasi bullying pada anak dibawah umur yang jika dibiarkan akan memberikan dampak yang cukup berarti untuk pelaku dan korban dari aktivitas bullying.

Penulis: PMM kelompok 69 gelombang 9  tahun 2024

Editor: Abdul Khair

Terbaru

Terpopuler

  • donasi-imparo

    Post Terkait