Imparo.net

Mahasiswa UMM Berkolaborasi Untuk Majukan UMKM Singkong di Pamekasan

Mahasiswa PMM UMM Gelombang 7 Kelompok 100 telah melaksanakan kegiatan pengabdian yang berfokus pada pengembangan UMKM di Desa Bulangan Timur, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan. Kegiatan ini, yang berlangsung dari 18 Juli hingga 19 Agustus 2024, bertujuan untuk mengaplikasikan hasil penelitian UMM dalam bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan nilai tambah produk singkong di desa tersebut.

Dibimbing oleh Ibu Dr. Erna Yayuk, S.Pd., M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), kelompok yang terdiri dari lima mahasiswa—Shinta Kusumaningtyas, St Indah Lailatul Maghfiroh, Saffanah, Helga Lucian Nyssa, dan Ghina ‘Abidah Salsabila—berfokus pada upaya mengembangkan UMKM keripik singkong. Desa Bulangan Timur, yang dikenal subur dengan singkong sebagai komoditas utama, memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk olahan bernilai tinggi.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Program ini bertujuan untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh mahasiswa dengan kondisi nyata di masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.

Salah satu aspek penting dari kegiatan ini adalah membantu proses produksi keripik singkong yang dipandu oleh Abah Mukhlis, pemilik usaha setempat. Proses pengolahan singkong menjadi keripik dikenal cukup sederhana namun menantang, terutama dalam proses pengeringan. “Pengolahan keripik singkong ini sebenarnya sangat mudah, cuma kadang proses jemurnya agak lama kalau cuacanya tidak mendukung, bisa dua hari jemur kalau mendung,” jelas Abah Mukhlis.

Selain membantu dalam produksi, mahasiswa juga memberikan edukasi terkait pemasaran digital dan branding produk. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, pemasaran digital menjadi faktor kunci dalam memperluas jangkauan pasar. 

Mahasiswa menciptakan logo untuk produk tersebut guna meningkatkan daya tarik dan pengenalan merek di pasar yang lebih luas. “Harapannya, dengan kegiatan ini UMKM di sini dapat lebih dikenal secara luas lagi dan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat,” ujar salah satu anggota kelompok PMM.

Program ini telah memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat Desa Bulangan Timur. Para pelaku UMKM kini mulai menerapkan teknik-teknik pengolahan yang lebih modern dan efektif, serta memproduksi produk yang lebih variatif. 

“Terima kasih untuk adik-adik PMM yang sudah membantu pengolahan singkong di sini, dan sudah membantu branding produk dengan membuatkan logo. Kami sangat berterima kasih, semoga nanti penjualannya bisa lebih luas lagi,” ucap istri Abah Mukhlis dengan penuh syukur.

Penulis: PMM Gelombang 7 Kelompok 100

Editor: Abdul Khair

Terbaru

Terpopuler

  • donasi-imparo

    Post Terkait