Imparo.net

Gelar Les Gratis, Mahasiswa UMM Peduli Disiplin dan Prestasi Anak Kelurahan Lowokwaru

Gelar Les Gratis, Mahasiswa UMM Peduli Disiplin dan Prestasi Anak Kelurahan Lowokwaru

Berkontribusi untuk masyarakat, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang dari Kelompok 89 PMM Gelombang 8 mengadakan les gratis bagi anak-anak desa di Lowokwaru, Malang (28/03).

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kegiatan Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang merupakan suatu agenda yang wajib dilakukan bagi semua mahasiswa yang sedang aktif di universitas tersebut. Kegiatan pengabdian ini dilakukan oleh gelombang 8 kelompok 89 pada tanggal 22 Januari 2024. 

Beranggotakan Rizkyfela Adrian Wiratmoko, Nabila, Sinta Melyana, Raihan Ramadhan, dan Rizal Nabil Ikhwani Prodi Ilmu Hukum PMM ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menyalurkan kegiatan positif kepada Masyarakat. Kegiatan yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan les gratis bagi anak anak desa di RT.01 RW.12 Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan. Lowokwaru Kota Malang.

Kegiatan ini merupakan program les gratis yang diperuntukkan bagi anak-anak desa usia PAUD hingga Sekolah Dasar. Kegiatan ini diadakan 5 kali dalam seminggu pada waktu malam hari, pukul 18.30 hingga 19.30.

Pada kegiatan les, selain memberikan pemahaman terkait akademik, para pengajar juga menekankan pentingnya belajar disiplin bagi anak-anak. Kedisiplinan sangat penting untuk kemajuan individu dan tidak dapat dipisahkan dari persoalan perilaku negatif.

Beberapa contoh perilaku negatif yang sering dilakukan anak-anak adalah tidak mengerjakan PR tepat waktu, tidak memakai atribut sekolah saat bersekolah, datang terlambat ke sekolah, dan melakukan bullying.

Perilaku-perilaku ini dapat memberikan dampak negatif bagi anak-anak, seperti memperoleh stigma buruk dari masyarakat dan teman sebaya. Anak-anak yang sering melakukan perilaku negatif akan dicap sebagai anak yang nakal dan bermasalah.

Hal ini dapat membuat mereka dijauhi oleh teman-teman dan mendapatkan pandangan negatif dari masyarakat. Lalu, anak-anak akan kesulitan dalam belajar dan berprestasi. Perilaku negatif seperti tidak mengerjakan PR dan datang terlambat ke sekolah dapat menghambat proses belajar dan prestasi anak.

Kemudian, terbentuknya karakter yang buruk. Perilaku negatif yang dibiarkan dapat berkembang menjadi kebiasaan dan membentuk karakter yang buruk pada anak. Hal ini dapat menghambat mereka dalam meraih kesuksesan di masa depan.

Oleh karena itu, penting bagi para pengajar, orang tua, dan masyarakat untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada anak-anak tentang pentingnya disiplin dan menghindari perilaku negatif. Dengan demikian, anak-anak dapat tumbuh dan berkembang menjadi individu yang disiplin, berprestasi, dan memiliki karakter yang baik.

Kelompok 89 PMM melaksanakan berbagai kegiatan untuk membantu anak-anak desa memahami materi pembelajaran dan membangun kedekatan dengan mereka. Salah satu kegiatannya adalah tebak-tebakan perkalian dan mengasah otak. Kegiatan ini bertujuan untuk menguji pemahaman anak-anak terhadap materi yang telah disampaikan dan memberikan dampak positif bagi mereka.

Sebagai bentuk apresiasi, kelompok 89 memberikan reward berupa makanan ringan kepada anak-anak yang berhasil menjawab pertanyaan. Hal ini bertujuan untuk membangun kedekatan antara mahasiswa dan anak-anak, serta memotivasi mereka untuk terus belajar.

Setelah semua program kerja terlaksana, PMM ditutup dengan doa bersama dan perpisahan dengan anak-anak desa. Anak-anak memberikan kesan dan pesan yang positif kepada para mahasiswa.

Kegiatan PMM ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang memiliki dampak efektif dalam mentransformasikan ilmu. Kegiatan ini bertujuan membawa perubahan bagi masyarakat, sesuai dengan fungsi dan tugas mahasiswa sebagai agen of change.

Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak desa, seperti meningkatkan semangat belajar, membangun rasa percaya diri, memperkuat pemahaman terhadap materi pembelajaran, menumbuhkan motivasi untuk mencapai cita-cita.

Penulis: PMM kelompok 89 gelombang 8 tahun 2024

Editor: Bintang S.W.

Terbaru

Terpopuler

  • donasi-imparo

    Post Terkait