Imparo.net

Edukasi Manajemen Stres dan Eco Print: Mahasiswa UMM Berdayakan Warga Desa Sumbersekar

Pada 7 Agustus 2024, Kelompok 87 mahasiswa dari Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Gelombang 5 Universitas Muhammadiyah Malang yang dibimbing oleh Ibu Lourina Evanale Orfa, S.T., M.Eng menggelar kegiatan pengabdian di Kantor Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi tentang manajemen stres serta memperkenalkan teknik eco print sebagai sarana kreatif untuk membantu masyarakat mengelola stres dengan cara yang positif dan ramah lingkungan.

Kegiatan ini dihadiri oleh ibu-ibu PKK, perangkat desa, dan warga setempat yang antusias mengikuti berbagai sesi yang diselenggarakan. Rangkaian acara mencakup sosialisasi manajemen stres, kuis interaktif, dan workshop pembuatan eco print.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Program ini bertujuan untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh mahasiswa dengan kondisi nyata di masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.

Yongki Adi Saputra, koordinator Kelompok 87, menjelaskan latar belakang kegiatan ini. “Kami prihatin dengan meningkatnya tingkat stres di masyarakat akibat tekanan ekonomi dan sosial. Banyak yang belum menyadari dampak serius dari stres yang tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, kami ingin memberikan solusi praktis, salah satunya melalui kegiatan kreatif seperti eco print yang juga ramah lingkungan,” jelas Yongki.

Sesi pertama dimulai dengan sosialisasi mengenai apa itu stres, penyebabnya, dan cara mengatasinya. Materi ini disampaikan dengan metode interaktif yang memudahkan peserta tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mempraktikkan teknik-teknik relaksasi seperti pernapasan dalam dan meditasi visualisasi.

Setelah sesi edukasi, peserta diajak bermain kuis interaktif yang menguji pemahaman mereka tentang manajemen stres. Hadiah sederhana diberikan kepada para peserta yang berhasil menjawab dengan benar, menambah semangat dan antusiasme warga yang hadir. Wijiningsih, Ketua PKK Desa Sumbersekar, menyampaikan apresiasinya. “Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama bagi kami para ibu yang sering menghadapi berbagai masalah rumah tangga. Edukasi seperti ini membantu kami mengelola stres dengan lebih bijak,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan workshop eco print, sebuah teknik mencetak motif pada kain menggunakan bahan alami seperti daun dan bunga. Proses kreatif ini bukan hanya memberikan keterampilan baru, tetapi juga berfungsi sebagai terapi untuk mengurangi stres. Salah satu peserta, Ibu Tipuk, mengungkapkan, “Saya sangat senang bisa belajar eco print. Aktivitas ini ternyata dapat membantu saya lebih tenang dan mengurangi stres. Saya ingin mencobanya sendiri di rumah.”

Melalui kegiatan ini, diharapkan warga Desa Sumbersekar dapat lebih sadar akan pentingnya manajemen stres dan menggunakan keterampilan eco print sebagai aktivitas positif dalam kehidupan sehari-hari. Dukungan dari para mahasiswa UMM menunjukkan kontribusi nyata mereka dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup warga setempat.

Penulis: PMM Gelombang 5 Kelompok 87

Editor: Abdul Khair

Terbaru

Terpopuler

  • donasi-imparo

    Post Terkait