Imparo.net

Mahasiswa UMM Laksanakan Pemberdayaan Lingkungan dan Sosial di Griya Asih Lawang

Mahasiswa UMM Gelombang 13 bersama warga sekitar menciptakan kisah inspiratif di Griya Asih Lawang. Melalui kegiatan senam, terapi, dan kreativitas dengan oma-oma, mereka menumbuhkan semangat dan kebersamaan (02/04).

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kegiatan ini bertempat di  Griya Asih Lawang.

Griya Asih Lawang merupakan rumah asuh anak dan lansia yang berlokasi di Jalan Ngamarto Selatan No. 628, Lawang, Malang. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar, khususnya di Griya Asih Lawang.

PMM Tematik Gelombang 13 UMM melakukan berbagai kegiatan pemberdayaan di Griya Asih Lawang. Diantaranya kegiatan seperti senam, terapi kaki, bermain, dan bernyanyi bersama oma-oma memberikan semangat dan kebahagiaan bagi penghuni Griya Asih. 

Salah kegiatan yang menarik pada pengabdian ini adalah Pembuatan taman di halaman depan Griya Asih yang tidak hanya melibatkan mahasiswa UMM, tapi juga warga setempat yaitu warga RT 07 yang membantu memperkuat hubungan antara Griya Asih dan masyarakat sekitarnya. 

Selain itu, kegiatan lainnya yang melibatkan warga RT 07 adalah pembuatan kerajinan dari barang bekas dan melibatkan oma-oma dalam kegiatan meronce membantu dalam pengembangan kreativitas mereka. 

Bu Natalie, Ketua Yayasan RAAL Griya Asih Lawang, mengungkapkan, “Sebuah kebahagiaan bagi saya dan oma-oma yang ada disini dengan kehadiran anak-anak PMM Gelombang 13, sebab dengan adanya mereka penghuni disini mampu menggoreskan kembali senyum canda, dan tawa bagi oma-oma sekalian,” ungkap beliau.

Bu Ratih Juliati, Dosen Pembimbing Lapangan dari mahasiswa PMM Gelombang 13 UMM, menjelaskan bahwa PMM Tematik ini merupakan program unggulan dari universitas karena sudah cukup lama bekerja sama untuk bersama sama membangun RAAL Griya Asih.

“Program ini diharapkan memiliki dampak yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi semua. Selain itu, kegiatan ini juga membantu meningkatkan interaksi sosial dan memperkuat ikatan antara mahasiswa dan penghuni Griya Asih,” ujarnya Bu Ratih.

Selain kegiatan dengan oma-oma, mahasiswa UMM juga melibatkan warga RT 07 dalam pembuatan taman di halaman depan Griya Asih. 

Bu Kristin, perwakilan dari warga RT 07, menyampaikan pendapatnya, bahwa warga sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa UMM. Keterlibatan warga menurutnya dalam pembuatan taman dan menanam tanaman toga memberikan rasa memiliki terhadap Griya Asih dan meningkatkan kebersamaan di antara kami. 

“Kami berharap kegiatan semacam ini terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup dan solidaritas sosial di lingkungan kami,” harap Bu Kristin.

Mahasiswa UMM sangat sigap memberikan bimbingan dan dukungan kepada oma-oma dalam membuat kreasi gelang dan kalung yang unik dan menarik.

PMM Tematik Gelombang 13 UMM berharap bahwa kegiatan pemberdayaan lingkungan dan sosial ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi penghuni Griya Asih dan masyarakat sekitar.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa, penghuni Griya Asih, dan warga sekitar, diharapkan terciptanya lingkungan yang inklusif, harmonis, dan peduli terhadap sesama. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk turut serta dalam upaya pemberdayaan lingkungan dan sosial.

Kegiatan pengabdian ini telah menunjukkan komitmen mereka dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan penghuni Griya Asih serta masyarakat sekitar. 

Kolaborasi yang terjalin antara mahasiswa, penghuni Griya Asih, dan warga sekitar memberikan contoh nyata bahwa melalui kerja sama, masyarakay dapat menciptakan perubahan positif dalam lingkungan.

Melalui program PMM Tematik gelombang 13 dengan tema Pemberdayaan Lingkungan & Sosial Penghuni serta Masyarakat Sekitar RAAL Griya Asih Lawang ini, mahasiswa UMM berhasil memberikan dampak positif yang signifikan.

Fahrureza G Iqbal selaku Ketua Pelaksana dalam PMM Tematik Gelombang 13 ini menyampaikan kesan, “Sungguh pengalaman luar biasa bisa menjadi bagian dari RAAL Griya Asih ini walaupun hanya 30 hari, banyak hal yang mengesankan bersama oma-oma, seperti rutinitas senam setiap pagi dan melihat senyum oma-oma yang bahagia, itu sangat menenangkan hati,” kesannya.

Mahasiswa tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan sekitar, tetapi juga memberdayakan penghuni dan masyarakat dalam hal pengetahuan, keterampilan, dan ekonomi. Semangat kolaborasi antara mahasiswa, penghuni, dan masyarakat sekitar terbukti menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan perubahan yang berarti.

Penulis: PMM Tematik Gelombang 13 tahun 2024

Editor: Abdul Khair

Terbaru

Terpopuler

  • donasi-imparo

    Post Terkait