Imparo.net

Video Edukasi dan Diskusi Seru, Cara PMM UMM Tanamkan Tata Krama dan Karakter pada Anak TK

Pentingnya membangun karakter menjadi fokus kegiatan dari Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Bhatiku Negeri kelompok 42 gelombang 2 Universitas Muhammadiyah Malang yang dilaksanakan di TK Dharma Wanita Persatuan 1 Ampeldento. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dari para murid dan mendapat apresiasi dari pengajar di TK tersebut (27/02/2024).

Dibalik gemerlapnya kemajuan teknologi dan dinamika modernitas, nilai-nilai tata krama atau etika sosial tetap menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter anak-anak sejak usia dini. Bagi anak usia Taman Kanak-Kanak (TK), rentang usia ini menjadi tonggak awal dalam mempelajari norma-norma sosial dan perilaku yang baik.

Tata krama penting bagi anak-anak karena membentuk dasar interaksi sosial, mengajarkan nilai-nilai seperti rasa hormat dan kesopanan. Psikolog anak, Dr. Lisa Wang, menggambarkan anak-anak sebagai spons yang menyerap informasi dari lingkungan sekitar, termasuk guru, teman, dan keluarga, melalui pengamatan dan interaksi langsung.

Mengingat pentingnya isu tersebut, Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Bhatiku Negeri, yang juga merupakan kegiatan wajib bagi seluruh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang, menginisiasi program peningkatan karater bagi anak-anak TK Dharma Wanita Persatuan 1 Ampeldento. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), khususnya mengenai pembangungan karakter. 

Kelompok 42 Gelombang 2 ini diketuai oleh Hany Iga Wartanti yang berasal dari program studi manajemen dan anggotanya yaitu Ahmad Afif Zain, Arika Putri Febrianti, Riskymustafa dan Fataahu Anita Putri Arnin yang juga berasal dari program studi manajemen. Kelompok PMM tersebut dibimbing oleh Ibu Agustin Dwi Haryanti, SE,.MM.Ak selaku dosen pembimbing lapangan (DPL).

Melalui kegiatan ini, Kelompok 42 gelombang 2 mengajak anak-anak TK untuk memahami pentingnya membangun karakter dengan rasa hormat dan kesopanan, terutama saat berinteraksi dengan orang lain, terutama yang lebih tua. Tata krama tidak hanya aturan, tetapi juga menghubungkan mereka dengan dunia luar.

Peran sekolah dan keluarga penting dalam membentuk karakter anak. Kolaborasi keduanya dalam mendorong penerapan tata krama secara konsisten memberikan pengaruh besar bagi perkembangan anak-anak. Melalui contoh langsung, anak-anak TK dapat dengan mudah memahami dan mencontoh perilaku yang baik, sesuai dengan penjelasan Dr. Lisa Wang.

Menurut Arika Putri Febrianti, anggota PMM kelompok 42 gelombang 2, pembelajaran tata krama yang baik sudah harus diajarkan sedini mungkin guna menjadi bekal mereka dalam bersosialisasi ke depannya. “Usia anak TK merupakan usia yang gampang menangkap pembelajaran melalui apa yang mereka lihat,” ujar mahasiswi Manajemen UMM tersebut. 

Untuk itu, pemutaran video sebagai sarana belajar tata krama sembari bercerita dan memberi contoh tentang tata krama yang menjadi salah satu program unggulan kelompok PMM ini.

Hal tersebut terinspirasi dari penuturan Hany Iga Wartanti, koordinator kelompok 42 gelombang 2, yang menyatakan “bagaimana jika mengenalkan tata krama yang baik melalui video. Sebab, anak TK pasti menyukai hal-hal yang sifatnya audiovisual.” ujarnya.

Selain pemutaran video, ide tentang diskusi kecil dengan murid TK juga disampaikan oleh  Fataahu Anita Putri Arnin yang berpendapat jika dengan berdiskusi dapat membuat pembelajaran semakin seru. “Mungkin dengan menambahkan diskusi bisa membuat pembelajaran menjadi semakin seru!,” tuturnya.

Dari situlah, ide tentang program ini muncul. Tidak hanya memutar video namun juga mengajak mereka berinteraksi melalui diskusi kecil seperti mendengar cerita mereka terkait tata krama yang sudah mulai mereka terapkan selama ini. Melalui program tersebut, kelompok 42 gelombang 2 memberikan arahan untuk mereka memperbaiki kesalahan-kesalahan mereka tentang bertata krama yang baik dan benar.

Dengan pelaksanaan program kerja ini, diharapkan mampu memberi pengaruh positif untuk anak-anak TK perihal pentingnya tata krama yang harus dibangun sedari dini, karena tidak hanya memengaruhi perilaku sehari-hari mereka namun juga membentuk fondasi yang kokoh untuk perkembangan sosial dan emosional mereka yang sehat. Membekali mereka dengan pembelajaran tata krama ini juga mampu membuat mereka lebih menghargai lawan bicaranya dengan baik.

Oleh karena itu, semakin ditekankannya pentingnya tata krama dalam kurikulum pendidikan anak usia dini dan semakin didorongnya kesadaran akan nilai-nilai ini di lingkungan keluarga, semakin besar pula harapan untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga beretika dan bertanggung jawab dalam interaksi sosial mereka.

Penulis: PMM kelompok 42 gelombang 2  tahun 2024

Editor: Bintang. S. W

Terbaru

Terpopuler

  • donasi-imparo

    Post Terkait