Imparo.net

PMM UMM Luncurkan Program ‘Pahami Aku Bunda’ untuk Edukasi Ibu-Ibu RW 4 Klojen Tentang Anak Berkebutuhan Khusus

Mahasiswa UMM lewat Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) luncurkan inisiatif edukasi bertajuk “Pahami Aku Bunda” yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai anak berkebutuhan khusus. Program ini berlangsung setiap minggu selama satu bulan, dimulai pada 27 Juli 2024, di Posyandu RW 4 Klojen, Malang, dan diikuti oleh 35 ibu-ibu setempat.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Program ini bertujuan untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh mahasiswa dengan kondisi nyata di masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.

Kegiatan “Pahami Aku Bunda” dirancang untuk memberikan pengetahuan yang komprehensif kepada ibu-ibu mengenai cara mengenali, menangani, dan mendidik anak berkebutuhan khusus. Kelompok PMM UMM Gelombang 1 Kelompok 9 yang terdiri dari Annisa Aulia, Putri Susanti, Andi Aaqilah Nurul Hidayah Gani, Dila Ade Katari, dan Salsabila Iltizam Nurulloh, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Nur Putri Hidayah, A., Md., MH., berupaya untuk memberikan edukasi ini dengan metode yang interaktif dan aplikatif.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan ibu-ibu dalam merawat anak-anak berkebutuhan khusus. Selama sesi edukasi, ibu-ibu diajarkan cara mengidentifikasi tanda-tanda anak berkebutuhan khusus, pendekatan pola asuh yang tepat, serta pentingnya pemahaman psikologis dalam mendukung perkembangan anak.

Selain pemberian materi, kegiatan ini juga mencakup fun games dan latihan mindfulness yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan praktis dalam pengasuhan anak.

Program ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh para peserta. Salah satu peserta menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting karena masih banyak orang tua yang belum memahami bagaimana menangani anak berkebutuhan khusus secara tepat.

“Meski teknologi sudah maju, pemahaman tentang anak berkebutuhan khusus masih jarang ditemui. Kegiatan ini penting agar ibu-ibu tahu apa yang harus dilakukan dan diberikan kepada anak dengan kebutuhan khusus,” ungkap salah satu ibu yang hadir.

Selain itu, para ibu juga diajak untuk lebih memahami aspek-aspek psikomotorik dan kesehatan mental anak, yang sering kali diabaikan dalam pengasuhan sehari-hari. Nurul, salah satu anggota kelompok PMM, menekankan bahwa edukasi ini diharapkan dapat membantu ibu-ibu untuk mengenali permasalahan psikologis pada anak mereka sejak dini, sehingga mereka dapat memberikan dukungan yang lebih baik.

“Harapan kami, ibu-ibu dapat memahami dan mengenali permasalahan psikologis pada anak mereka dengan lebih baik. Edukasi ini diharapkan dapat membangun kesadaran orang tua tentang pola asuh yang tepat dan kebutuhan khusus anak,” kata Nurul, anggota kelompok PMM.

Program ini mendapatkan apresiasi yang tinggi dari para peserta dan dianggap sebagai langkah penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang anak berkebutuhan khusus. Dengan berbagai aktivitas yang diselenggarakan, diharapkan ibu-ibu di RW 4 Klojen dapat lebih siap dan paham dalam menghadapi tantangan yang terkait dengan pengasuhan anak berkebutuhan khusus.

Penulis: Zakiyyudin M. H. (Reporter Imparo.net)

Editor: Abdul Khair

Terbaru

Terpopuler

  • donasi-imparo

    Post Terkait